AKU, DAMANG &OMPUNG

Lahir di Sibolga Tahun 1973, dengan Identitas SIHOMBING LUMBANTORUAN No.14 (Op.Ginjang Manubung)  dari seorang Ibu BORU PAKPAHAN yang berasal dari Pangaloan Pahae Jae Tapanuli Utara Sumatera Utara (+/- 30Km darikota Tarutung)

Dimasa kecil pantai ketapang menjadi tempat bermain bersama teman-teman. Ribuan pohon kelapa dan ribuan burung  bangai pemangsa ikan laut menjadi tempat bermain  dimasa kecil.  Bermain sepakbola di laut yang sedang surut menjadi acara rutin, bermain sepakbola di lapangan simare-mare juga sangat asyik, mencari buah hapea hingga ke desa Mela juga menjadi acara rutin, mandi ke sungai sarudik menjadi agenda tersendiri , bermain ke lubuk sihopik dikawasan pegunungan desa mela menjadi tantangan tersendiri  dan tak lupa yang paling asyik adalah naik perahu nelayan  hingga ke Poncan Ketek pulang pergi.

Dulu masa sekolah juga tidak jauh jauh dari ketapang, sekolah SD di SDN 084088 Jln.Mawar Ketapang SIBOLGA masa masa Ibu Hutagalung menjadi KepSek dan Ibu Siregar menjadi WaKepSek. Kemudian  melanjut ke SMPN4 Jln.Ketapang SIBOLGA  (Era Kepsek Bpk. Maddin Pardede) dan selanjutnya ke SMA Negeri 1 SIBOLGA lulus tahun 1991. Dan terakhir adalah  melanjutkan pendidikan Tingkat Sarjana keJakarta.

PARBUBU, ANGKOLA & PAHAE JAE

Damang & Dainang di pertemukan Tuhan di Medan Sekitar tahun 1970. Saat Dainang sedang sekolah SPG  yang tinggal dirumah kakaknya (Inang Tua) na di alap Amang Tua Lumbantobing di jalan Pabrik Tenun Medan. Sedangkan Damang sendiri saat itu sedang kuliah di IKIP Medan  sementara kost di daerah pabrik tenun.

Damang lahir di Parbubu Tangga Banuarea Tarutung pada tgl.14 April 1946, sedangkan Dainang Tgl.24 Agustus 1950 di Pangaloan Huta Pakpahan Pahae Jae.

Banuarea Parbubu Tangga Tarutung Tapanuli Utara menjadi Bonapasogit adalah Bonapasogit kami, walaupun pada dasarnya leluhur kami berasal dari Desa Sipultak – Siborongborong Tapanuli Utara (Ompung Ginjang Manubung, yang merupakan  keturunan Lumbantoruan No.4)

Ompung kami mulai dari Sihombing No.9 telah menetap dan menjadikan Parbubu Tangga Banuarea  Tarutung menjadi Kampung Ke2 buat kami, setelah Sipultak Siborongborong. Dengan menetap di hutani da Ompung Lumbantobing.

Parbubu Tangga II - Banuarea Tarutung
Parbubu Tangga II - Banuarea Tarutung

Rumah parsadaan kami di Parbubu Tangga Tarutung unik dan lumayan besar mengambil posisi dibagian tengah huta ni da Ompung Lumbantobing. Unik karena design-nya  mempertimbangkan faktor keselamatan jika dahulu tentara Belanda dan Jepang menyerang parbubu. Dari Ruang kamar utama ada tempat berseluncur hingga masuk lobang pengaman berkedalaman 1.5m dan diameter 2m untuk berlindung dari terjangan peluru-peluru tajam dari tentara Belanda dan Jepang hingga situasi aman.

Di Parbubu Ompung Sihombing No.9  juga memiliki lahan persawahan yang lumayan luas, berada tidak jauh dari HKBP Banuarea Tarutung, Parkopian , Pohon-pohon durian dan sawah tanah kering di seluruh sisi Barat dan Utara kampung Parbubu Tangga serta Area Parhaminjonan ni Aek Nalas arah jalan ke Sibolga.

Saat ini peninggalan da Ompung masih lengkap sesuai amanat  tertulisnya.

Ompung Boru na manubuhon Damang martinodohon  adalah Ompung BORU SIREGAR yang berasal dari Desa Janji Mauli Sipirok Tapanuli Selatan.

Sesuai adat Batak  yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kekerabatan diantara keluarga, sehingga  tidak heran Ompung Doli dulu sering mondar-mandir antara Kota Tarutung ke  Kota Sipirok (Angkola).

Tengah : Ompung Sorta Sihombing (Angkola)/Br.Siregar & Rekans
Tengah : Ompung Sorta Sihombing (Angkola)/Br.Siregar & Rekans

Tingginya frekwensi Ompung berkunjung ke Angkola menjadikan beliau diberi gelar SIHOMBING PAR ANGKOLA, dan nama itu menjadi identitas tersendiri Ompung kami di Kota Tarutung. Tetapi secara paradaton Ompung kami tetap dipanggil Ompung Sorta (Anak Pertama dari Putra Sulung)

Family terdekat yang masih  tinggal di Tarutung saat ini adalah SIHOMBING AMA TARULI – PARLAPO No.14.  Laponya hingga saat ini masih eksis berada di Jalan Raya – Sebelahan Aek Sigeaon, namun kediaman tetap berada di Parbubu Banuarea.

Da OMPUNG (No.12)  bersaudara ada 2 kakak beradik

I. OMPUNG Edison SIHOMBING / Br.Simajuntak  – Padang Bulan (Gelar OMPUNG Nippon, karena dahulu bekerja di perusahaan Belanda)

Dari OMPUNG ini kami mempunyai 3 Amang Tua

  • Amang Tua S.SIHOMBING (+) / Br.Simanjuntak  (+) (Pertamina Plaju)
  • Amang Tua SIHOMBING (+) / Br.Hutapea (+)  (Pensiunan TNI CimahiBandung)
  • Amang Tua SIHOMBING (+) / Br. Pangaribuan (+) (Wiraswasata CimahiBandung)

II. OMPUNG Sorta SIHOMBING / Br.SIREGAR – Parbubu Banuarea          TARUTUNG (Gelar OMPUNG Angkola, karena sering mondar-mandir TARUTUNG – Anggkola)

Dari OMPUNG ini kami mempunyai 6 Damang martinodohon

  • Amang Tua J.SIHOMBING (+)/Br.Hutapea (+) -Medan
  • Amang Tua  P.SIHOMBING (+)/Br.Lumbantobing–Pensiunan Kantor Kas Negara,Medan
  • Amang Tua St.Drs.HG.SIHOMBING (+)/Br.SIREGAR – Dosen IKIPMedan
  • Amang B.SIHOMBING,BA (+)/Br.PAKPAHAN – Kantor Bangdes Tapanuli Tengah SIBOLGA
  • Amang Uda St.MT.SIHOMBING,BA(+)/Br.Hutabarat-Cibinong
  • Amang Uda Ir.H.SIHOMBING/Br.Simamora- PLN Kranglo Malang

Namboru sendiri :

  • Simorangkir(+)/Br.SIHOMBING(+) – Belawan
  • Sipahutar(+)/Br.SIHOMBING(+) –Medan
  • Sitompul(+)/Br.SIHOMBING(+) – SIBOLGA

Adalah sesuatu yang sangat membanggakan dari OMPUNG Doli & OMPUNG Boru (Br.SIREGAR). dimana pada jamannnya telah memberangkatkan Damang namartinodohon sekolah hingga ke IKIP Medan.

Sehingga hampir semua Damang na martinodohon selesai kuliah dari IKIP Medan. Dan hampir semua bekerja di Instansi Pemerintahan,  sesuai  dengan cita-cita Ompung dan mungkin sebagian besar orang tua yang berasal dari Tapanuli mengharapkan anak-anaknya bisa bekerja di Instansi pemerintahan saat itu.

(Arsip Keluarga)

AKU, DAMANG &OMPUNG